MTs FUTUHIYYAH 2 MRANGGEN

Beranda » Download » Share

Share

Belajar Teknologi dari Alquran

BELAJAR merupakan kebutuhan manusia � untuk tak menyebutnya kewajiban. Dengan belajar, manusia akan mengetahui makna. Makna itulah yang akan membuat manusia menjadi manusia seutuhnya dan berkepribadian.
Pemahaman terhadap makna itulah yang juga menjadi penanda atau pembeda manusia dari makhluk Allah yang lain. Manusia dibekali pikiran dan hati sebagai alat untuk menyingkap ayat-ayat Allah. Pikiran dan hati yang dapat dipergunakan sebagai perasa tak diberikan Allah kepada makhluk selain manusia.
Maka untuk menjernihkan pikiran dan hati butuh banyak bacaan dari hasil permenungan mendalam. Semua itu didapat dari proses belajar yang lama.
Betapa penting belajar juga menjadi bagian tak terpisahkan dari proses kerasulan Muhammad. Dan, belajar merupakan perintah pertama dalam Alquran (Surah Al-Alaq Ayat 1-5). Kata iqra tidak hanya berarti membaca, tetapi kewajiban bagi manusia untuk mengemban amanat kemanusiaan menjadi sebaik-baik makhluk (khoira al ummah). Itulah fitrah manusia sebagai khalifatullah fil ardhi (pemimpin atau wakil Allah di muka bumi).
Jadi perintah belajar berlaku untuk semua umat manusia, tidak memandang status atau strata sosial. Belajar tidak memandang umur, kecil, tua, muda, dan dewasa. Semua wajib terus belajar (iqra).
Sebab, masih banyak misteri alam belum terpecahkan oleh manusia. Misalnya, bagaimana cara mendeteksi gempa bumi berkekuatan besar, meski kini banyak peneliti telah meneliti lapisan bumi dan stuktur tanah di berbagai belahan dunia.
Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi begitu cepat di belahan bumi lain sudah saatnya menginspirasi masyarakat Indonesia untuk bangkit. Sebab, Indonesia merupakan representasi penting umat Islam di dunia. Jika banyak ilmu pengetahuan dan teknologi ditemukan dan dikembangkan masyarakat Indonesia, itu juga berarti kemajuan tersendiri dalam pengkajian Islam dan Islam itu sendiri.
Karena itu, dalam sistem pendidikan nasional harus ada sinergi atau keinginan kuat dari semua komponen pendidikan untuk terus belajar. Pendidikan Indonesia juga selayaknya tidak selalu berkiblat ke Barat. Namun sebaiknya menggali kearifan lokal dan budaya bangsa Indonesia sebagai dasar untuk membuat kebijakan dalam pendidikan nasional.
Teknologi Sulaiman dan Chidir Lebih dari itu, pengkajian dan penelitian terhadap Alquran sebagai kitab umat Islam sangat perlu. Sebab, menurut pendapat BJ Habibie dalam Memahami Alquran dan Mengimplementasikannya, Akumulasi Pengalaman Keagamaan (1992), untuk pengembangan sumber daya manusia perlu konsep. Tak cukup dengan ilmu-ilmu human resource development, ilmu pendidikan, atau psikologi perkembangan klasik. Kita juga memerlukan ilmu yang berkembang dari kekuatan iman yang bersumber dari Alquran dan sunah Rasul. Itulah landasan dasar pengembangan masyarakat pada abad ke-21.
Tidak hanya substansi ilmu pengetahuan dan teknologi yang sangat banyak terdapat dalam Alquran, tetapi juga teknologi dan metodologi yang belum mampu dipahami oleh daya pikir manusia.
Itu sangat mungkin karena kandungan isi Alquran yang mulia bersifat kebenaran mutlak. Adapun kebenaran ilmu pengetahuan dan teknologi yang dicapai manusia hingga saat ini, apa pun bentuk dalil, hukum, persamaan-persamaan, dan lain sebagainya, bersifat nisbi, relatif.
Kebenaran yang dirumuskan ilmu pengetahuan dan teknologi masa kini belum tentu benar pada masa datang. Katakanlah, misalnya, teknologi yang diperagakan Nabi Sulaiman melalui sistem komunikasi dengan binatang, makhluk halus, penyelam lautan, serta teknologi dan ilmu pengetahuan yang dikembangkan Nabi Chidir dan Musa, dan lain sebagainya yang masih merupakan rahasia ilmu yang sulit kita mengerti. Namun itu adalah sebagian dari kebenaran mutlak yang pada masa datang mungkin tak menjadi pertanyaan lagi.
Menjadi Produsen Kisah-kisah keagungan para rasul dalam Alquran sudah saatnya tidak hanya menjadi legenda, bahkan mitos. Kisah-kisah itu sudah saatnya menginspirasi umat Islam untuk bangkit dari keterpurukan di bidang teknologi. Umat Islam patut kembali memimpin peradaban dengan mengkaji atau menengok Alquran sebagai kitab terbuka dan sumber ilmu pengetahuan dan teknologi.
Keagungan Alquran akan menjadi tuntunan hidup, sehingga masyarakat senang membaca dan mengkajinya. Rahasia penciptaan alam semesta akan terungkap jika umat Islam mampu menangkap makna yang tersirat dan tersurat dalam Alquran.
Jadi ilmu pengetahuan dan teknologi pada dasarnya bukan masalah serius bagi umat Islam. Umat Islam sudah sangat akrab dengan kemajuan teknologi. Itu tercermin dari isi kita suci Alquran yang banyak berbicara mengenai kemajuan tersebut.
Kini, sudah saatnya umat Is-lam tidak hanya menjadi konsumen ilmu pengetahuan dan teknologi. Sudah saatnya umat Islam memimpin peradaban dengan menjadi produsen ilmu pengetahuan dan teknologi berdasar bacaan dan penelitian yang mendalam dan memadai dari Alquran. Wallahu a�lam. (51)

http://www.jateng.depag.go.id/?idmenu=66&id=87

=================================================================================

STRUKTUR KURIKULUM

Struktur kurikulum berisi sejumlah mata pelajaran yang harus disampaikan kepada peserta didik. Mengingat perbedaan individu sudah barang tentu keluasan dan kedalamannya akan berpengaruh terhadap peserta didik pada setiap satuan pendidikan.

Pada program pendidikan di sekolah menengah pertama ( SMP ) dan yang setara ( MTs), jumlah jam mata pelajaran sekurang-kurangnya 32 jam pelajaran setiap minggu. Setiap jam pelajaran lamanya 40 menit. Jenis program pendidikan di SMP dan MTs atau yang setara, terdiri dari program umum meliputi sejumlah mata pelajaran yang wajib diikuti seluruh peserta didik, dan program pilihan yang meliputi mata pelajaran yang menjadi ciri khas keunggulan daerah berupa mata pelajaran muatan lokal. Mata Pelajaran yang wajib diikuti pada program umum berjumlah 10 untuk SMP dan 14 untuk MTs. Sementara itu keberadaan muatan lokal ditentukan oleh kebijakan Dinas setempat dan kebutuhan sekolah.

Pengatuaran beban belajar menyesuaikan dengan alokasi waktu yang telah ditentukan dalam struktur kurikulum. Setiap satuan pendidikan dimungkinkan menambah jam pelajaran per minggu dengan mempertimbangkan kebutuhan peserta didik dalam rangka mencapai kompetensi. Dengan adanya tambahan waktu, satuan pendidikan diperkenankan mengadakan penyesuaian-penyesuaian. Misalnya program remidiasi bagi peserta didik yang belum mencapai ketuntasan belajar minimal.
Sekolah yang berada di bawah naungan Departemen Agama, khususnya MTs selain mata pelajaran umum (seperti yang diajarkan di SMP) juga menambahkan mata pelajaran lain yaitu Qur’an Hadits, Aqidah Akhlak, Sejarah Kebudayaan Islam, Fiqih, dan Bahasa Arab.

Struktur kurikulum MTs Futuhiyyah 2 Mranggen Demak memuat kelompok matapelajaran sebagai berikut ini :

No KelompokMata Pelajaran Cakupan
1. Agama dan Akhlaq Mulia

Kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia dimaksudkan untuk membentuk peserta didik menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berakhlak mulia. Akhlak mulia mencakup etika, budi pekerti, atau moral sebagai perwujudan dari pendidikan agama.

2. Kewarganegaraan dan kepribadian

Kelompok mata pelajaran kewarga-negaraan dan kepribadian dimaksudkan untuk peningkatan kesadaran dan wawasan peserta didik akan status, hak, dan kewajibannya dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara, serta peningkatan kualitas dirinya sebagai manusia.

Kesadaran dan wawasan termasuk wawasan kebangsaan, jiwa dan patriotisme bela negara, penghargaan terhadap hak-hak asasi manusia, kemajemukan bangsa, pelestarian lingkungan hidup, kesetaraan gender, demokrasi, tanggung jawab sosial, ketaatan pada hukum, ketaatan membayar pajak, dan sikap serta perilaku anti korupsi, kolusi, dan nepotisme.

3. Ilmu Pengetahuan dan teknologi

Kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi pada MTs dimaksudkan untuk memperoleh kompetensi lanjut ilmu pengetahuan dan teknologi serta membudayakan berpikir ilmiah secara kritis, kreatif dan mandiri.

4. Estetika

Kelompok mata pelajaran estetika dimaksudkan untuk meningkatkan sen-sitivitas, kemampuan mengekspresikan dan kemampuan mengapresiasi keindah-an dan harmoni. Kemampuan meng-apresiasi dan mengekspresikan keindah-an serta harmoni mencakup apresiasi dan ekspresi, baik dalam kehidupan individual sehingga mampu menikmati dan mensyukuri hidup, maupun dalam kehidupan kemasyarakatan sehingga mampu menciptakan kebersamaan yang harmonis.

5. Jasmani, olahraga dan kesehatan

Kelompok mata pelajaran jasmani, olahraga dan kesehatan pada MTs dimaksudkan untuk meningkatkan potensi fisik serta membudayakan sikap sportif, disiplin, kerja sama, dan hidup sehat.

Budaya hidup sehat termasuk kesadaran, sikap, dan perilaku hidup sehat yang bersifat individual ataupun yang bersifat kolektif kemasyarakatan seperti keterbebasan dari perilaku seksual bebas, kecanduan narkoba, HIV/AIDS, demam berdarah, muntaber, dan penyakit lain yang potensial untuk mewabah.

Adapun pengelompokan mata pelajaran selengkapnya adalah sebagai berikut:

  1. Kelompok mata pelajaran agama dan akhlaq mulia meliputi Pendidikan Agama: Qur’an Hadits, Aqidah Akhlaq, Fiqih, SKI dan Bahasa Arab.
  2. Kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian meliputi Pendidikan Kewarganegaraan.
  3. Kelompok mata pelajaran Ilmu Pengetahuan dan Teknologi meliputi Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, dan Ilmu Pengetahuan Alam, Ilmu Pengetahuan Sosial, Keterampilan/ Teknologi Informasi dan Komunikasi.
  4. Kelompok mata pelajaran Estetika meliputi Seni Budaya dan Bahasa Jawa.
  5. Kelompok mata pelajaran jasmani, olahraga dan kesehatan meliputi Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan.

====================================================================

Kirimkan tulisan Anda via e-mail ke : mtsf2@yahoo.com.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: